Menu

Mode Gelap
Breaking News: Kantor Dinsos Bolmong Digeledah Menjelang hari Lebaran, 1 Terpidana Korupsi, Dieksekusi oleh Kejari Kotamobagu Seriusi Dugaan Korupsi di RSUD Datoe Binangkang, Dirut Enggan Bicara Si Jago Merah Ludeskan Mapolres Kotamobagu Lakalantas di Kaidipang, 1 Tewas 3 Luka-Luka

Kanal Hukum dan Kriminal · 22 Des 2022 13:12 WITA

Tuntaskan Lima RJ di Akhir Tahun, 2022 Capai 10 Perkara


 Tuntaskan Lima RJ di Akhir Tahun, 2022 Capai 10 Perkara Perbesar

KANAL KOTAMOBAGU — Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Elwin Agustian Khahar, S.H.,M.H. didampingi Kasi Pidum Bpk. Prima Poluakan, S.H dan Kasi PB3R Zulhia Jayanti Manise, S.H. telah melakukan Ekspose Permohonan Penghentian Penuntutan Perkara Berdasarkan Keadilan Restorative (Restorative Justice) sebanyak 5 Perkara.

Ekspose tersebut dilakukan secara virtual di Hadapan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan Dir Orhada serta jajaran pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Selain itu dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi, Asisten Tindak Pidana Umum dan Jajaran pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Adapun perkara yang lakukan ekspose antara lain :

1. Perkara Atas Nama Tersangka berinisial KG dengan pasal yang disangkakan Pasal 80 Ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002.

2. Perkara Atas Nama Tersangka berinisial NM, RM dan NP dengan pasal yang disangkakan Pasal 351 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

3. Perkara Atas Nama Tersangka berinisial JM PASAL 80 Ayat (1) UU RI No.17 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI. No 35 Tahun 2014.

4. Perkara Atas Nama Tersangka berinisial LM dan FP.

5. Perkara Atas Nama Tersangka berinisial MG dengan pasal yang disangkakan Pasal 310 Ayat (4) UU RI No. 22 Tahun 2009.

Kajari Kotamobagu mengatakan, terhadap 5 perkara ini pada intinya telah memenuhi syarat untuk dilakukan Penghentian Penuntutan berdasarkan Restorative Justice (Keadilan Restorative). “A. Tersangka baru Pertama kali melakukan tindak Pidana. B. Ancama pidana denda atau penjara tidak lebih dari 5 (lima) tahun. C. Terdapat Kesepakatan Perdamaian antara Tersangka dan Korban berbentuk surat Perdamaian tanpa syarat. D. Adanya Respon Positif dari masyarakat dan pihak pemerintah,” paparnya.

Perlu diketahui, dengan ini RJ yang berhasil dilaksanakan Kejaksaan Negeri Kotamobagu di tahun 2022 berjumlah 10 perkara. (san)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Beredar Pesan WA Bernada Ancaman, Kajari Elwin Khahar Tegaskan Hal Ini

18 Mei 2024 - 21:44 WITA

Kajari Mewarning Untuk Tidak Terima Gratifikasi

Aning Terancam Hukuman Mati

17 Mei 2024 - 02:37 WITA

Nama Usaha Dicemarkan, Andy Samad Lapor Polisi

7 Mei 2024 - 18:18 WITA

Kajari Elwin Khahar Hadiri Pembukaan Pasar Senggol Kotamobagu

1 April 2024 - 19:51 WITA

IAD Daerah Kotamobagu Gelar Baksos dan Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

1 April 2024 - 18:53 WITA

LAKRI Dukung Langkah Kejaksaan Tuntaskan Perkara Yang Menyeret Oknum Ketua KPU Boltim

29 Maret 2024 - 21:50 WITA

Trending di Kanal Hukum dan Kriminal