Menu

Mode Gelap
Breaking News: Kantor Dinsos Bolmong Digeledah Menjelang hari Lebaran, 1 Terpidana Korupsi, Dieksekusi oleh Kejari Kotamobagu Seriusi Dugaan Korupsi di RSUD Datoe Binangkang, Dirut Enggan Bicara Si Jago Merah Ludeskan Mapolres Kotamobagu Lakalantas di Kaidipang, 1 Tewas 3 Luka-Luka

Kanal Hukum dan Kriminal · 21 Sep 2023 02:43 WITA

Cegah Korupsi Dalam Mengelola DD dan ADD, Wensen ‘Kuliahi’ Pemdes Tabang


 Cegah Korupsi Dalam Mengelola DD dan ADD, Wensen ‘Kuliahi’ Pemdes Tabang Perbesar

KANAL HUKRIM — Kejaksaan Negeri Kotamobagu melalui Seksi Intelijen melaksanakan Penyuluhan Hukum di Desa Tabang, Kecamatan Kotamobagu, Kota Kotamobagu, bertempat di Aula Kantor Desa Tabang, Rabu 20 September 2023.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Meidy Wensen, SH selaku pemateri dalam kegiatan PenKum, didampingi Kasubsi A Intelijen Yohanes M.U Simarmata, SH, dihadiri oleh Kepala Desa Tabang Junius Frizt Dilapanga, unsur BPD, serta Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Desa Tabang.

Dalam penyampaian, Kasi Intelejen Meidy Wensen SH mengatakan pelaksanaan Penkum merupakan kegiatan rutin Kejari Kotamobagu dalam mencegah tindak pidana korupsi terhadap pengelolaan keuangan desa, baik yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD). “Penerangan hukum ini merupakan kegiatan rutin kami di Kejari Kotamobagu dan tujuan utamanya lebih kepada mensosialisasikan MoU antara APH dengan APIP dalam hal ini Inspektorat Daerah berkaitan dengan penanganan penyalahgunaan keuangan desa,” ujar Meidy.

Hal ini bertujuan agar kemudian setiap laporan yang masuk terkait penyalahgunaan keuangan desa, tidak serta merta langsung ke penindakan, namun lebih mengutamakan langkah pencegahan dengan mengoptimalkan APIP. “Olehnya melalui kegiatan ini diharapkan para peserta faham dengan regulasi dan tupoksi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pengelolaan keuangan desa,” jelas mantan Kasi Pidsus Kejari Endrekang itu.

Kepala Desa Tabang Junius Frits Dilapanga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Penyuluhan Hukum (Penkum) yang diselenggarakan Kejari Kotamobagu di Desanya. Menurutnya, pencerahan hukum tentang pengelolaan keuangan desa sangat dibutuhkan perangkat pemerintah dan aparatur terutama bagi pejabat pengelola keuangan desa. “Pemaparan dari para pemateri sangat komplit. Sehingga kami merasa selain penerangan hukum, kegiatan ini juga menjadi wadah dalam menambah wawasan dan kapasitas kami sebagai perangkat pemerintah dan aparatur desa,” ujar Junius.

Mantan wartawan senior ini juga mengatakan, kegiatan yang sama akan terus berkesinambungan di waktu-waktu mendatang. “Semoga kegiatan seperti ini akan kembali dilaksanakan oleh Kejari, karena memang informasi seputar hukum sangat dibutuhkan penyelenggaraan program dan kegiatan di desa, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan,” harapnya. (san)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Kasasi Jimmy Tambanua Ditolak, Mahkamah Agung Jatuhkan Pidana Hukuman Mati

4 Juli 2024 - 15:35 WITA

Beredar Pesan WA Bernada Ancaman, Kajari Elwin Khahar Tegaskan Hal Ini

18 Mei 2024 - 21:44 WITA

Kajari Mewarning Untuk Tidak Terima Gratifikasi

Aning Terancam Hukuman Mati

17 Mei 2024 - 02:37 WITA

Nama Usaha Dicemarkan, Andy Samad Lapor Polisi

7 Mei 2024 - 18:18 WITA

Kajari Elwin Khahar Hadiri Pembukaan Pasar Senggol Kotamobagu

1 April 2024 - 19:51 WITA

IAD Daerah Kotamobagu Gelar Baksos dan Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

1 April 2024 - 18:53 WITA

Trending di Kanal Hukum dan Kriminal