Menu

Mode Gelap
Breaking News: Kantor Dinsos Bolmong Digeledah Menjelang hari Lebaran, 1 Terpidana Korupsi, Dieksekusi oleh Kejari Kotamobagu Seriusi Dugaan Korupsi di RSUD Datoe Binangkang, Dirut Enggan Bicara Si Jago Merah Ludeskan Mapolres Kotamobagu Lakalantas di Kaidipang, 1 Tewas 3 Luka-Luka

Kanal Boltim · 1 Nov 2022 20:43 WITA

Pengecekan Pupuk Bersubsidi di Sejumlah Kios dan Pengecer Dilakukan Distan Boltim


 Pengecekan Pupuk Bersubsidi di Sejumlah Kios dan Pengecer Dilakukan Distan Boltim Perbesar

KANAL BOLTIM– Usai mensosialisasikan Permentan 10 Tahun 2022, tentang tata cara penetapan alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi, kali ini Dinas Pertanian (Distan) Boltim melakukan pengecekan pupuk bersubsidi di kios dan pengecer guna menunjang ketahan pangan.

Kepala Distan Boltim, Mat Sunardi mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan asupan pupuk organik bagi para petani.

“Pupuk sangat vital untuk meningkatan produktivitas tanaman sementara ketergantungan akan pupuk kimia sulit dihindari mengingat tanah di Indonesia termasuk Boltim sering menerima asupan pupuk kimia ketimbang penggunaan pupuk organik,” ujar Mat, 1 November 2022.

Pada kesempatan ini pihaknya juga  melakukan edukasi kepada para pengecer dan petani agar secara bertahap menggunakan pupuk organik.

“Pupuk yang dijual di kios dan pengecer adalah pupuk kimia bersubsidi, namun akhir-akhir ini subsidi makin membebani anggaran pemerintah sehingga mulai dikurangi serta melakukan langkah antisipasi berupa penggunaan pupuk organik,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk menerima pupuk subsidi tersebut, para petani harus tergabung dalam kelompok tani, sehingga diharapkan bagi petani yang belum terdaftar untuk sesegera mungkin bergabung dalam kelompok.

“Untuk para petani yang namanya belum ada dalam daftar, solusinya tahun ini harus bergabung dalam kelompok tani dengan memasukan NIK ke sistem penerima pupuk bersubsidi,”

Ditambahkannya, saat ini lahan tanaman yang disubsidi pupuk tinggal pada 9 komoditi dari 60 tanaman sebelumnya.

“Yakni padi, jagung, kedelai  cabe, bawang merah, bawang putih, kopi, dan tebu. Di luar 9 komoditi ini  menggunakan pupuk non subsidi,” pungkasnya. (arm)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Pemkab Boltim Ikuti Verifikasi Lapangan Hybird Kabupaten Layak Anak Tahun 2023 dilaksanakan Secara Virtual

31 Mei 2023 - 18:33 WITA

Kabupaten Layak Anak

Rahman Hulalata Wakili Bupati Hadiri Pelantikan BKMT Boltim

7 Februari 2023 - 18:42 WITA

Bupati Sachrul Minta OPD Kooperatif Saat Pemeriksaan BPK

6 Februari 2023 - 18:30 WITA

Pasar Murah SPHP Akan Digelar di Kecamatan Kotabunan

6 Februari 2023 - 18:27 WITA

Bupati Boltim Terima Gelar Datung Banua Saat Hadiri Upacara Adat Tulude

4 Februari 2023 - 08:37 WITA

Upacara Adat Tulude Desa Jiko Belanga Sukses Digelar

3 Februari 2023 - 22:35 WITA

Trending di Kanal Boltim