Menu

Mode Gelap
Breaking News: Kantor Dinsos Bolmong Digeledah Menjelang hari Lebaran, 1 Terpidana Korupsi, Dieksekusi oleh Kejari Kotamobagu Seriusi Dugaan Korupsi di RSUD Datoe Binangkang, Dirut Enggan Bicara Si Jago Merah Ludeskan Mapolres Kotamobagu Lakalantas di Kaidipang, 1 Tewas 3 Luka-Luka

Kanal Boltim · 14 Nov 2022 21:27 WITA

Buka Pelatihan Manajemen Kasus dan Standar Layanan PA, Bupati Boltim Didaulat Jadi Pemateri Kegiatan


 Buka Pelatihan Manajemen Kasus dan Standar Layanan PA, Bupati Boltim Didaulat Jadi Pemateri Kegiatan Perbesar

KANAL BOLTIM– Bupati Bolaang Mongondow Timur Sam Sachrul Mamonto membuka secara resmi kegiatan pelatihan manajemen kasus dan peningkatan standar layanan Perempuan dan Anak (PA), Senin 14 November 2022.

Selain membuka kegiatan, top eksekutif Boltim ini juga didaulat menjadi pemateri bagi para peserta pelatihan yang terdiri Aparat Penegak Hukum (APH), Kementerian Agama, Advokat, Psikolog, Camat serta OPD terkait lingkup Pemkab Boltim.

Lewat sambutannya Sachrul  menyampaikan, kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah isu yang dihadapi semua negara termasuk Indonesia yang masih memiliki angka kasus yang cukup tinggi.

“Khusus kabupaten Boltim, sampai tahun 2022 tercatat ada 78 kasus yang terdiri dari 16 kasus kekerasan pada perempuan, dan 62 kasus kekerasan terhadap anak. Hal ini tentunya menjadi keprihatinan kita bersama,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini masih ada ‘fenomena gunung es’. Artinya kasus yang terjadi bisa lebih tinggi dari pada yang dilaporkan.

“Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah pemerintah karena menjadi masalah dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Sachrul pun berharap lewat kegiatan yang digelar tersebut, akan mampu menjadi anak tangga bagi suksesnya penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang sudah menjadi tanggungjawab bersama.

“Hendaknya seluruh komponen terkait mampu memberikan pelayanan prima dan mensinergikan kegiatan penanganan kasus dengan sosialisasi pencegahan kekerasan di kabupaten Boltim,” harapnya.

Lewat kesempatan ini, dirinya juga  meminta semua lembaga terkait untuk dapat menyamakan persepsi dalam penyelesaian kasus  sehingga dapat memberikan efek jera kepada para pelaku kekerasan perempuan dan anak.

“Karena saya yakin ketika kita mampu bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan PPA saat ini, maka nanti kedepannya pasti akan dapat menekan angka kasus di kabupaten Boltim,” pungkasnya.

Kegiatan yang sedianya akan digelar selama dua hari ini, turut dihadiri Sekda Boltim Sonny Waroka, unsur pimpinan DPRD Boltim Medy Lensun dan Muhamad Jabir serta anggota DPRD Refly Lengkong. (arm)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Pemkab Boltim Ikuti Verifikasi Lapangan Hybird Kabupaten Layak Anak Tahun 2023 dilaksanakan Secara Virtual

31 Mei 2023 - 18:33 WITA

Kabupaten Layak Anak

Rahman Hulalata Wakili Bupati Hadiri Pelantikan BKMT Boltim

7 Februari 2023 - 18:42 WITA

Bupati Sachrul Minta OPD Kooperatif Saat Pemeriksaan BPK

6 Februari 2023 - 18:30 WITA

Pasar Murah SPHP Akan Digelar di Kecamatan Kotabunan

6 Februari 2023 - 18:27 WITA

Bupati Boltim Terima Gelar Datung Banua Saat Hadiri Upacara Adat Tulude

4 Februari 2023 - 08:37 WITA

Upacara Adat Tulude Desa Jiko Belanga Sukses Digelar

3 Februari 2023 - 22:35 WITA

Trending di Kanal Boltim